Senin, 05 Januari 2026

IBRINDO–IFI (Bagian 1)


DOKUMEN SPESIFIKASI TEKNIS

IBRINDO–IFI (Ibrani Fonetik Indonesia)

Mode 1 – Fonetik Praktis Tanpa Nikud


1. Pendahuluan

Dokumen ini merupakan spesifikasi teknis resmi untuk IBRINDO–IFI (Ibrani Fonetik Indonesia) Mode 1. Spesifikasi ini menjadi acuan baku bagi implementasi manual maupun digital (konverter otomatis), serta menjadi rujukan utama untuk pengembangan lanjutan.

IBRINDO–IFI Mode 1 dirancang sebagai sistem fonetik praktis, bukan transliterasi akademik, dan tidak bertujuan merepresentasikan kaidah Bahasa Ibrani asli.


2. Ruang Lingkup

Spesifikasi ini mencakup:

  • prinsip desain sistem

  • pemetaan huruf Latin ke huruf Ibrani

  • aturan vokal

  • aturan konsonan khusus

  • aturan posisi awal, tengah, dan akhir kata

  • batas kemampuan sistem

Spesifikasi ini tidak mencakup:

  • analisis fonologi lisan

  • dialek regional

  • penambahan nikud

  • kamus otomatis


3. Prinsip Desain Utama

  1. Tanpa nikud

  2. Konsisten dan deterministik

  3. Tidak melakukan inferensi fonetik

  4. Ambiguitas terbatas diterima

  5. Mudah diimplementasikan dalam perangkat lunak


4. Alfabet Konsonan Dasar

LatinIbraniKeterangan
B    ב
Dד
Fפ
Gג
Hה
Jג׳
KקDigunakan untuk semua bunyi K
Lל
Mמ
Nנ
Pפ
Rר
Sס
Tת
Wו
Yי
Zז

Huruf כ / ך (kaf) tidak digunakan dalam sistem ini.


5. Konsonan Gabungan & Khusus

BunyiIbraniCatatan
NGנגStabil
NYני
SYש
KHחMenggunakan khet
XקסDikunci
QקDisamakan dengan K
Vו
C (/c/)צ׳
C keras (/k/)ק

6. Huruf Opsional

HurufFungsi
ט (Tet)Bunyi T non-standar / opsional

Penggunaan tet tidak mengubah makna dasar dan tidak wajib.


7. Sistem Vokal

7.1 Vokal A, I, U, O

BunyiIbrani
Aא
Iי
Uו
Oו

7.2 Vokal E (Aturan Inti)

a. E di awal kata

  • Direpresentasikan dengan ע (Ayin)

Contoh:

  • emas → עמס

  • elang → עלאנג


b. E pepet (ə)

  • Tidak ditulis

Contoh:

  • besar → בסר

  • kerja → קרג׳א

  • teman → תמן


c. E taling (é)

  • Direpresentasikan dengan י (Yod)

  • Hanya jika ditandai secara eksplisit

Contoh:

  • béda → בידא

  • méja → מיג׳א

  • résmi → ריסמי


8. Aturan Posisi Akhir Kata

Akhir LatinIbrani
Kק / ך
Tת
Hה
NGנג
NYני

9. Aturan Ayin & Tet

HurufPenggunaan
ע (Ayin)Hanya untuk E di awal kata
ט (Tet)Opsional untuk T non-standar

Ayin tidak digunakan di tengah atau akhir kata.


10. Ambiguitas yang Diterima

Beberapa pasangan kata dapat menghasilkan bentuk tulisan yang sama.

Contoh:

  • besar / basar → בסר

  • melek / mlek → מלק

Ambiguitas ini merupakan konsekuensi desain dan bukan kesalahan sistem.


11. Batas Resmi Sistem

IBRINDO–IFI Mode 1:

  • tidak membedakan panjang vokal

  • tidak menebak e pepet vs e taling

  • tidak memproses tekanan suku kata

  • tidak menggantikan ejaan Bahasa Indonesia resmi


12. Status Spesifikasi

  • Versi: 1.0

  • Status: Final & Terkunci

  • Sistem: IBRINDO–IFI Mode 1

Perubahan hanya dapat dilakukan melalui revisi resmi (mis. Mode 1.1 atau Mode 2).


13. Penutup

Dokumen ini menjadi rujukan utama untuk semua penggunaan dan implementasi IBRINDO–IFI Mode 1. Seluruh implementasi yang sesuai dengan dokumen ini dianggap valid dan kompatibel.


#admin-blog

꧁ꦄꦝ꧀ꦩꦶꦤ꧀꧂


Tidak ada komentar:

Posting Komentar